Living Qur'an di Tanah Kaili (Analisis Interaksi Suku Kaili Terhadap Alquran dalam Tradisi Balia di Kota Palu, Sulawesi Tengah)

Darlis Darlis Dawing

Abstract


Artikel ini mengelaborasi tentang living qur’an di Tanah Kaili
dengan fokus kajian analisis interaksi masyarakat suku Kaili
dengan Alquran dalam tradisi pengobatan Balia. Kajian ini sangat
penting karena tradisi Balia merupakan ritual lokal suku Kaili
yang sangat kental dengan nuansa mistis dan animisme. Di sisi
lain, Alquran dalam prosesi Balia tersebut mengambil peran yang
sangat besar. Melalui penelitian kualitatif, penulis ingin mendalami
bagaimana bentuk interaksi mereka serta apa motivasi di balik
perilaku tersebut. Dengan demikian, penulis menganalisis perilaku
masyarakat dengan teori sosial seperti teori polarisasi interaksi
Farid Esack, teori mitos M. Arkoun, serta teori van Voorst. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa interaksi masyarakat Kaili dengan
Alquran dalam tradisi Balia nampak dalam tiga fase, yaitu di awal
Balia, di tengah dan di akhir Balia. Sementara interaksi tersebut
selain didasari semangat keislaman, juga acapkali sebagai bentuk
adaptasi dan asimilasi nilai-nilai Alquran ke dalam tradisi. Adapun
ketegorisasi mereka dari pemahaman dan perilaku terhadap kitab
suci Alquran termasuk pencinta tidak kritis (the uncritical lover)
dalam konsep Farid Esack, serta termasuk pengguna kognitif
dalam kondisi tertentu dan di saat yang lain ia termasuk pengguna
non-kognitif dalam teori van Voorst.

Keywords


Living Qur’an, Kaili, Balia, Interaksi

References


Al-Bukha>ri, Ima>m.>,S{ah}i>h} al-Bukha>ri>, Ba>b al-Raqa> bi al-Fa>tih}at al-Kita>b, CD Rom, Maktabah al-Sha>milah, al-Isda>r al-Tha>ni, tt.

Ali, Muhammad., “Kajian Naskah dan Kajian Living Qur’an dan Living Hadits, Journal Of Qur’an and Hadist Studies-Vol. 4, No. 2, (2015).

Arkoun, Muhammad.,Membongkar Wacana Hegemonik dalam Islam dan Post-Modernisme, terj. Hasyim Saleh (Daru al-Syaqi, tt).

B. Malinoswki “Myth in Primitive Pschology”, dalam Magic, Sciense and religion (Doubleday Ancor Boook, New York, 1954).

Esack, Farid.,The Qur’an: a Short Indtroduction (London: Oneworld Publicatioan 2002),

Junaedi, Didi.,“Memahami Teks, Melahirkan Konteks” dalam journal of Qur’an and Hadith Studies, Vol. 2. No. 1. (2013).

-----------., Didi., Living Qur’an, Sebuah Pendekatan Baru dalam Kajian Alqur’an (Studi Kasus di Pondok Pesantren as-Siroj Al-Hasan Desa Kalimukti Kec. Pabedilan Kab. Cirebon), Journal of Quranic Studies Vol. 4 No. 2, (2015)

Marzuki, Metodologi Riset (Yogyakarta, BPFE, 1998).

Roibin, Dr. H M.H.I., Agama dan Mitos: dari Imajinasi Kreatif menuju Realitas yang Dinamis (Studi Agama dan Mitos Perspektif Antropologi Kognitif) (Jurnal).

Subaga, Rahmat, Agama Asli Indonesia, (Sinar Harapan: Jakarta, 1981)

Sukmadinata, Nana Syaodih, Metode Penelitian Penidikan (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2007).

Suprayogo, Imam dan Tobroni.,Metodologi Penelitian Sosial-Agama (Bandung: PT.Remaja Rosdakarya, 2003).

Syamsuddin, Sahiron.,“Ranah-ranah Penelitian dalam Studi Alquran dan Hadis,” dalam Sahiron Syamsuddin (ed), Metode Penelitian Living Qur’an dan Hadis (Yogyakarta: Teras, 2007).

Internet:

http://sayanusantara.blogspot.co.id/2016/03/tradisi-balia-suku-kaili-sulawesi.html diakses Jumat, 12 November 2016

http://www.benarnews.org/indonesian/slide-show/balia-ritual-pengobatan-masyarakat-kaili-01222016125749.html diakses Ahad, 13 November 2016.

http://suku-dunia.blogspot.co.id/2014/09/sejarah-suku-kaili.html diakses Ahad 13 November 2016.

Wawancara:

Wawancara tokoh Adat Kaili di Donggala Kodi, Selasa 11 Oktober 2016

Wawancara tokoh Adat Kaili Kampung Lere, Rabu 12 Oktober 2016

Wawancara masyarakat Kaili di Kota Palu Kamis, 13 Oktober 2016


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.