Resepsi Masyarakat Madura Terhadap QS. AL-Ikhlas dalam Tradisi Kompolan Sabellesen

Habibatul Mahtubah

Abstract


Kajian Al-Qur’an saat ini tidak hanya berkutat dalam kajian teks saja. Kajian Al-Qur’an mulai dilakukan pada ranah dialektikanya dengan kehidupan masyarakat. Tradisi kompolan sabellesen K. Abdul Munir di Desa Gadu Timur termasuk salah satunya. Tradisi ini merupakan peninggalan dari sesepuh terdahulu yang tetap berkembang sampai saat ini. Untuk mencapai hasil dari fakta lapangan kompolan sabellesen di Gadu Timur, peneliti merumuskana dua hal. 1. Bagaimana kompolan sabellesen di Gadu Timur. 2. Bagaimana horizon ekspektasi atau cakrawala harapan dari QS. Al-Ikhlas pada kompolan sabellesen. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologis deskriptif. Pendekatan ini dilakukan dengan cara menganalisis secara detail tentang latar belakang berdirinya kompolan sabellesen serta resepsi kultural masyarakat Gadu Timur terhadap ayat Al-Qur’an yang dimasukkan dalam ritus lokal berupa tradisi kompolan sabellesen dengan tetap berpijak pada teori resepsi Hans Robert Jauss dengan konsep horizon of expectation. Dengan hal ini dapat diketahui hasilnya yang disederhanakan sebagai berikut: 1) kompolan sabellesen di Gadu Timur termasuk salah satu tradisi yang berdiri atas inisiatif sesepuh dalam meningkatkan nilai keagamaan masyarakatnya. 2) horizon of expectation pada anggota kompolan sabellesen meliputi horizon cakrawala harapan sempit dan cakrawala harapan luas dengan mengindikasikan fungsi informatif dan performatif di dalam menunjukkan cakrawala harapan luas anggota kompolan sabellesen

Keywords


horizon of expectation, Masyarakat Madura, QS. Al-Ikhlas, kompolan sabellesen.

References


Armayu, Ahamd Rofik, dan Asmuni. Latar Belakang Kondisi Umum Lokasi Penelitian Pendidikan dan Keagamaann anggota kompolan sabellesen, 19 Agustus 2020.

Aziz, Ahmad, Ahmad Bahri, dan Ach. Suli. Persepsi Terhadap QS. AL-Ikhlas, 30 Agustus 2020.

Dian, Shilda. “Estetika Resepsi,” di akses tanggal 29 Agustus 2020. dalam shildavtec.blogspot.com/2012/05/estetika-resepsi.html?m=1.

F. Aini, Adrika, dan Abdul Mustaqim. “Dialektika Agama: Harmoni dalam Jemaat Ahmadiyah (Resepsi Hermneutis Jemaat Ahmadiyah Indonesia Manislor Kuningan Jawa Barat terhadap Ayat-Ayat jihad dan perdamian).” Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan, Vol. 04, No. 02, 2016.

Fawaid, Ahmad. “Survei Bibliografi Kajian Tafsir dan Fikih di Pondok Pesantren (Kajian atas Materi Rdikalisme dalam LiteraturPesantren dan Respon Kiai Terhadapnya),” 21 April 2018.

Fazlur Rahman Ansari, Muhammad. The Qur’anic Foundation & Structure of Muslim Society Volume One. Karanchi Pakistan: Elite Publishers LTD., 2008.

Hadari, Ahmad. Fungsi Pembacaan QS. Al-Ikhlas dalam Tradisi Kompolan Sabellesen, 26 Agustus 2020.

Hafil, Ach Shodiqil. “KOMUNIKASI AGAMA DAN BUDAYA (Studi atas Budaya Kompolan Sabellesen Berdhikir Tarekat Qadiriyah Naqshabandiyah di Bluto Sumenep Madura).” al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi, Vol. 1, No. 2, 24 Desember 2016.

Hidayati, Tatik. “KOMPOLAN: KONTESTASI TRADISI PEREMPUAN MADURA.” KARSA, Vol. 19, No. 2, 2011.

Ibrahim. Manfaat QS. Al-Ikhlas, 17 Agustus 2020.

Isma’il. Awal Berdirinya Kompolan Sabellesen, 16 Agustus 2020.

Jati Saputro, Laksono. Mengenal dan Melestarikan Budaya Melalui Festifal Desa. ngemplak cilik: CV graha printama selaras, 2018.

Keene, Michael. Seri Access Guides Agama-Agama Dunia. Yogyakarta: Kanisius, t.t.

Miqo, Bang. Renungan Qur’ani. Jakarta: Elex Media Komputindo, 2015.

Mujahid Al-Islami Al-Qasami, Al-Qadhi. Al-Nadzam al-Qadhai al-Islami. Beirut Lebanon: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, t.t.

Munir, Abdul. Seluk Beluk Kompolan Sabellesen, 13 Agustus 2020.

Ningsih, Lestari. “Horizon Harapan Pembaca Kalangan Mahasiswa Sastra Jepang Universitas Airlangga Terhadap Novel Saga No Gabai Bachan Karya Shimada Yoshichi.” Japanology, Vol. 1, No. 2 (Agustus 2013).

Nurgiantoro, Burhan. Transformasi Unsur Pewayangan dalam Fiksi Indoniesia. Yogyakarta: UGM Press, 2018.

Rachman, Fathor. “Kompolan Kekerabatan/bani: laboratorium Pendidikan Karakter dan Budaya Religius Masyarakat Madura.” Kabilah, Vol. 1, No. 1 (t.t.): 2016.

Rafiq al-Banjari, Ahmad. “Tradisi Resepsi Al-Qur’an di Indonesia.”di akses tanggal 23 Agustus 2020 dalam http://sarbinidamai.blogspot.com/2015/06/tradisi-resepsi-al-quran-di-indonesia.html?m=1.

Rahima, Ade. “Literature Reception (A Conceptual Overview).” Jurnal Ilmiyah Dik daya, 2012.

Satinem. Apresiasi Prosa Fiksi: Teori, Metode, dann Penerapannya. Yogyakarta: Deepublish, 2019.

Suriani, Erma. “Eksistensi Qur’anic Centre dan Ekspektasi Sebagai Lokomotif Living Qur’an di IAIN Malang.” Jurnal Penelitian Keislaman, Vol. 14, No. 1, 2018.

Syafiqurrahman. “Tipologi Tradisi Kompolan di Kecamatan Lenteng.”di akses tanggal 22 Agustus 2020 dalam ejournal.kopertais4.or.id/madura/index.php/tafhim/article/view/2934/2272.

Syakur, Abd. Latar Belakang Berdirinya Kompolan Sabellesen, 20 Agustus 2020.

Syamsuddin, Sahiron, dan M. Mansyur. Metode Penelitian Living Quran

dan Hadis. Yogyakarta: Teras, t.t.

Tamami, Fitriyatut. “Al-Qur’an dan Tradisi Slametan Bhuju’ di Bindung II Lenteng Barat Sumenep Madura,” Skripsi, Fakultas Ushuluddin INSTIKA Guluk-Guluk, 2019.

Zainuddin, Ahmad, dan Faiqotul Hikmah. “Tradisi Yasinan (Kajian Living Quran di PonPes Ngalah Pasuruan).” Jurnal Mafhum, Vol. 4, No. 1 (Mei 2019).

Zhang, Jinfeng. “Translator’s of Horizon of Expectation and the Inevitabelity of Retanslation of Literary Work.” Academy Publisher, Vol. 3, No. 8 (2013).


Full Text: PDF

DOI: 10.32495/nun.v6i2.164

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.