Mitologi Naskh Intra Quranic (Studi Atas Q.S. Al-Baqarah Ayat 106 Aplikasi Teori Semiologi Roland Barthes)

Fuji Nur Iman

Abstract


Tulisan ini mencoba mengurai polemik tentang naskh dalam Alquran atau naskh intra Quranic. Dengan mengikuti cara baca yang ditawarkan Roland Barthes yakni melalui pembacaan atas sistem linguistik dan mitologi dapat dikatakan bahwa pada tataran sistem linguistik penanda atas term naskh adalah pembatalan dengan menandai adanya mansukh dan menjadi tanda akan adanya sesuatu yang baru yang lebih baik. Sementara pada tataran sistem mitologi dengan tanda pada sistem linguistik sebabgai penanda menandai tidak adanya ayat yang bertentang antara satu dengan yang lain dalam Alquran. Dalam pada itu term naskh pada tataran sistem mitologi menjadi tanda bahwa Alquran adalah kitab shalih li kulli zaman wa makan. Adapun sebagai tipe wicaranya dengan meniscayakan bahwa terdapat relasi antara wahyu konteks sosio-historis masyarakat arab pada saat itu.

References


Abdalla, Ulil Absar. “Menyegarkan Kembali Pemahaman Islam” dalam Dzulmanni (ed.). 2007 Islam Liberal Dan Fundamental: Sebuah Pertarungan Wacana. Yogyakarta:eLSAQ Press.

Affandy, Sa’dullah. 2015 Menyoal Status Agama-Agama Pra-Islam: Kajian Tafsir Al-Quran Atas Keabsahan Agama Yahudi Dan Nasrani Setelah Kedatangan Islam. Bandung: Mizan.

Amal, Tufik Adnan. 2013 Rekonstruksi Sejarah Alquran. Jakarta: Pustaka Alvabet.

Al-Asfahani, Al-Raghib. Mufrodat Fii Gharib Al-Quran. Maktabah Nadzarur Mustafa al-Baazi.

Barthes, Roland. 2006 Mitologi terj. Nurhadi, A. Sihabul Millah. Yogyakarta: Kreasi Wacana.Chaer, Abdul. 2012cLinguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Djalal, Abdul. 2008 Ulumul Quran. Surabaya: Dunia Ilmu.

Fatoohi, Louay. 2013 Abrogation In The Quran And Islamic Law: A Critical Study Of The Concept Of Naskh And Its Impact. New York: Routledge.

Al-Farmawi, Abd Al-Hayy. 1977 Al-Bidayah Fi Al-Tafsir Al-Maudhu’I. Al-Hadharah Al-Arabiyah: Kairo.

Al-Farmawi, 1996 Abd Al-Hayy Metode Tafsir Maudhu’I, Suatu Pengantar terj. Suryan A. Jamrah. akarta: PT Raja Grafindo.

Ghazali, Moqsith. 2009 Argumen Pluralisme Agama: Membangun Toleransi Berbasis Al-Quran. Depok: KataKita.

Hardiman, F. Budi. 2015 Seni Memahami. Yogyakarta: Kanisius.

Khalaf, Abdul Wahhab. 1994 Ilmu Ushul Fiqh terj. Moh. Zuhri, Ahmad Qarib. Semarang: Dina Utama.

Munawwir, Ahmad Warson. 1997 Al-Munawwir Kamus Arab-Indonesia. Surabaya: Pustaka Progresif.

Al-Qattan, Manna Khalil. 2013 Studi Ilmu-Ilmu Al-Quran terj. Mudzakir AS. Jakarta: Litera AntarNusa.

Rahman, Fazlur. 2017 Islam: Sejarah Pemikiran Dan Peradaban terj. M. Irsyad Rafsadie. Bandung: Mizan.

Ar-Rifa’I, Muhammad Nasib. 2015 Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir terj. Syihabuddin, jilid I. Depok: Gema Insani.

Saeed, Abdullah. 2016 Penafsiran Kontekstual Atas Al-Quran terj. Lien Iffah Naf’atu Fina (dkk.). Yogyakarta: Baitul Hikmah Press.

As-Shabuni, Ali. 1958 Tafsir Ayat Ahkam terj. Mu’amal Hamidy, Imron A Manan. Surabaya: PT Bina Ilmu.

Shihab, M. Quraish. 1994 Membumikan Alquran: Fungsi Dan Peran Wahyu Dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan.

_______. 2015 Kaidah Tafsir: Syarat, Ketentuan, Dan Aturan Yang Patut Anda Ketahui Dalam Memahami Al-Quran. Tanggerang: Lentera Hati.

Sulaiman, Mustafa Muhammad. 1991 Al-Nasikh Fi Al-Quran Al-Karim Wa Al-Rad Ala Munkarih. Mesir: Al-Amanah.

Al-Suyuti, Jalaluddin Abdurrahman. 1426 Al-Itqan Fi Ulum Alquran. Madinah: Majma’ Al-Malik Fahd.

As-Syairozi, Abu Ishaq Ibrahim bin Ali. 2003 Al-Luma Fii Ushul Fiqhi, juz 1. Beirut: Dar Al-Kutub Ilmiah.

Ulama’I, Hasan Asyarai. “Konsep Nasikh Mansukh Dalam Alquran” dalam Jurnal Didaktika Islamika Vol. 7, No. 1, 2016.

Wahid, Abdurrahman. “Universalisme Islam Dan Kosmopolitanisme Peradaban Islam” dalam Nurcholish Madjid (dkk.). 2007 Islam Universal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Al-Zuhaili, Wahbah. tt., Tafsir Al-Munir, juz 1. Damaskus: Darul Fikr.


Full Text: PDF

DOI: 10.32495/nun.v4i2.66

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.